Wayang kulit or shadow puppet theatre is a traditional art form from Indonesia and Malaysia. A solo puppeteer, known as a dhalang in Javanese, manipulates and provides voices for puppets cut from animal hide and painted on both sides. The shadows of these puppets fall on a white cotton screen. In Java, wayang performances are watched from both sides of the screen, as either a shadow show or a puppet show.

Wayang Golek adalah salah satu bentuk seni pertunjukan yang tumbuh dan berkembang di daerah Jawa Barat. Daerah penyebarannya terbentang luas dari Cirebon di sebelah timur sampai wilayah Banten di sebelah barat, bahkan di daerah Jawa Tengah yang berbatasan dengan Jawa Barat sering pula dipertunjukkan pergelaran Wayang Golek.